Asro Medika

Selasa, 24 April 2012

ENTROPION



Entropion merupakan suatu kondisi kelopak mata bagian tepi terlipat ke dalam, sehingga bulu mata bersentuhan dengan jaringan konjungtiva dan kornea (trikiasis). Entropion yang kronik menyebabkan mata sensitif terhadap sinar dan angin dan dapat mengakibatkan infeksi mata, abrasi kornea, ulkus kornea, dan jaringan parut pada kornea.
Jenis Entropin:
1.      Entropion involusional (spastic, senilis) (paling banyak)
Terjadi karena proses penuaan, yang mengenai palpabrae inferior dan terjadi akibat lemahnya otot retractor palpabrae inferior, migrasi otot orbikularis praseptal ke atas, dan menekuknya tepi tarsus superior.
2.      Entropion sikatrikal
Mengenai palpabrae superior atau inferior dan disebabkan oleh jaringan parut di konjungtiva atau tarsus. Sering ditemukan pada penyakit radang kronik trakoma. Pada trakoma, entropion terdapat pada kelopak atas.
3.      Entropion congenital (jarang)
Tepian palpabrae memutar ke arah kornea.

Penatalaksanaan
Tindakan sementara untuk entropion involusional: menempelkan bulu mata ke pipi dengan selotip dengan tegangan mengarah ke temporal dan inferior/ injeksi toksin botulinum, menggunakan obat tetes dan salep pelumas.
Rujuk ke Sp. M subdivisi rekonstruksi dan plastic. Pembedahan memutar palpabrae keluar (elektrolisis, tindakan bedah dengan laser atau pisau, atau cryosurgery). Tarsotomi pada entropion akibat trakoma.


Sumber:
Ilyas, Sidarta. 2010. Ilmu Penyakit Mata Edisi Ketiga. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Vaugan & Asbury. 2007. Oftalmologi Umum. Edisi 17. EGC: Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar