Sabtu, 02 Juli 2011

PRETERM (Partus Prematurus Iminens)



Definisi
            Kelahiran pada usia gestasi 22-36 minggu atau BB<2500mg
Etiologi dan Faktor Risiko
·         Sosioekonomi rendah, malnutrisi, usia ekstrim
·         Induksi persalinan karena kondisi patologi Ibu; (eklamsia,Preeklamsia,placenta previa,penyakit jantung,penyakit ginjal,Inkomptabilitas darah,DM)
·         Keadaan Patologis Pada kehamilan
1.      Uterus tegang,: Hidramion,gemeli /kembar
2.      Ketuban pecah dini
3.      Kelainan uterus: uterus septus,mioma uteri,inkompetensi serviks, riwayat pemakaian DES in Utero
4.      Infeksi : bakteri asimptomatik, sifilis, Khorioamniomitis,mononukleosis,Klamedia,pyielonefritis,pneumonia,peritonitis
5.      Hiperpireksia pada penyakit akut
Diagnosis
·         Kriteria
1.      Usia gestasi 22-36
2.      HIS 1kali/10menit /selama 30detik
3.      Dilatasi serviks 2cm atau perubahan dilatasi pada waktu satu jam
4.      Pendataran serviks >50-80%
·         Pemeriksaan Laboratorium
1.      Darah rutin, Kimia darah, golongan ABO,faktor Rhesus
2.      Urinalisis atau kultur Urin
3.      Bakteriologi Vagina’
4.      Amniosentesis : Surfaktsn
5.      Gas dan PH darah janin
·         USG untuk mengetahui
1.      Usia gestasi,Jumblah Janin,besar janin, kativitas Biofisik
2.      Cacat Kongenital
3.      Letak dan Maturasi Plasenta
4.      Volume cairan tuba dan kelainan Uterus
·         CTG guna menilai
1.      Kesejahteraan Janin
2.      Frekuensi dan kekuatan kontraksi
Penatalaksanaan Awal
1.      Segera lakukan penilaian tentang
·         Usia gestasi ( untuk prognosis)
·         Demam ada/tidak
·         Kondisi janin (jumlah, letak,TB) Hidup/gawat janin/mati,atau kelainan Kongenital dll
·         Letak plasenta  : perlukah SC
·         Kesiapan Untuk Menangani bayi prematur
2.      Tentukan kemungkinan penanganan selanjutnya (ada 3)
·         Pertahankan Janin hingga kelahiran aterm
·         Tunda persalinan 2-3 hari untuk memberikan obat pematangan paru janin
·         Biarkan terjadi persalinan (
Penataklasanaan belum dalam persalinan
1)      Bedrest
2)      Deteksi dan management faktor Resiko
3)      Toksolitik
·         mimetik
Salbutamol
Infus 20-g/menit
Oral 2-4 x 2 mg /hari
Mg SO4
Bolus intravena lambat(20-30 menit) 4-6mg
Infus 2-4 g/jam
Terbutalin
Infus 10-25 µg/menit
Oral 3-5 mg/hari
Ritodirin
Infus 100 µg/menit
Oral 3x 5-10mg/hari
·         Periksa kesejahteraan janin (USG dan CTG)
·         Kortikosteroid (untuk kematangan paru)
Dalam persalinan
·         Preskep : pervaginam dengan episiotomi lebar dan perlindungan dengan forsep ( terutama jika <35 minggu )
·         SC jika
o   Presbo, letak Lintang
o   TBJ< 1500 g
o   Syarat pervaginam tak terpenuhi
o   Plasenta previa
Manipulasi bayi seminimal mungkin Inkubator,oksigen

KOMPLIKASI
o   Janin ; mati, gawat janin,
o   Neonatus: RDS, Perdarahan intrakanial, trauma persalinan, sepsis, ganguan neurologis ,kelanan kongenital( PDA persisten duktus artenosus)




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar